Tanda, Lambang, Bendera dan Kibaran Cita Ambalan

Seiring dengan perkembangan IT, maka tak salah sesama anggota Pramuka berbagi Ilmu pengetahuan, karena Ilmu tak diamalkan bagai pohon tak berbuah. Dunia pendidikan sekarang makin pesat berkembang, sehingga semakin banyak serta bermunculan Sekolah – sekolah bahkan perguruan tinggi. Karena makin banyaknya Sekolah khususnya SMA/SMK maka barangkali ada yang baru mendirikan sebuah Ambalan maka tak salah kiranya jikalau penulis menyumbangkan sebuah PP tentang TANDA, LAMBANG, , BENDERA dan KIBARAN CITA AMBALAN – RACANA, sebagai rujukan dalam membuat sebuah Ambalan atau Racana.

Info lebih lanjut bisa Klik Disini

Dipublikasi di PUK | Meninggalkan komentar

Pakaian Seragam Pramuka

Sudah saatnya sebagai seorang Pramuka bisa menerapkan disilplin dalam hal berpakaian, tapi masih juga ada satu dua anggota pramuka yang belum tahu cara serta tata aturan pakaian yang sudah ada. maka merujuk dari hal itu saya postingkan sebuah PP seragam Pramuka yang terbaru untuk saat ini.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di PUK | Meninggalkan komentar

UU Pramuka Indonesia

Puji Syukur pada Tuhan YME,…..  karena akhirnya pramuka Indonesia sudah punya UUD, bukan hanya Kepres saja, sehingga kedepannya kepramukaan di Indonesia punya landasan yang kuat.

Bagi yang mau baca UUD Pramuka bisa Download disini

Yang Butuh Penjelasan UUD Pramuka bisa download disini

Dipublikasi di PUK | Meninggalkan komentar

Pramuka Mulai DiKenalkan di Indonesia


Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari. Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh. Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari. Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta. Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana Negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

Dipublikasi di PUK | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di PUK | 1 Komentar